TERNATE, 5 Juni 2026 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Utara kembali menggelar kegiatan rutin Safari Jumat di sejumlah masjid yang tersebar di Kota Ternate hari ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan umat dan penyebaran nilai-nilai keislaman, dengan menghadirkan para pemateri dari unsur ulama dan akademisi yang menyampaikan materi berbeda sesuai kondisi dan kebutuhan jamaah di masing-masing lokasi.
Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung serentak pada pelaksanaan sholat Jumat, tim MUI Maluku Utara membagi tugas ke tiga masjid, yaitu Masjid Al Fatah di Kelurahan Makassar Barat, Masjid Nurul Iman Kelurahan Kalumpang, dan Masjid Al Ansar Kelurahan .
Muhasabah Akhir Tahun 1447 H Jadi Fokus di Masjid Al Fatah
Di Masjid Al Fatah, Kelurahan Makassar Barat, pemateri Drs. Basyir Ishak mengangkat tema “Muhasabah Akhir Tahun 1447 Hijriah dan Persiapan Memasuki Awal Tahun 1448 Hijriah”. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh jamaah untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas segala amal, perbuatan, dan perilaku yang telah dilakukan sepanjang tahun 1447 Hijriah yang akan segera berakhir.
“Muhasabah bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan sarana untuk memperbaiki diri. Apa saja yang telah kita lakukan yang mendatangkan ridha Allah, kita pertahankan dan tingkatkan. Sedangkan kesalahan dan kekhilafan, segera kita perbaiki dan kita tobatkan, sebagai bekal melangkah ke tahun baru 1448 Hijriah dengan semangat yang baru dan kualitas iman yang lebih baik,” ujar Drs. Basyir Ishak di hadapan ratusan jamaah yang hadir.
Ia juga menekankan bahwa pergantian tahun Hijriah bukan sekadar perubahan tanggal di kalender, melainkan momen spiritual untuk meningkatkan ketaatan, persaudaraan, dan kontribusi positif bagi agama, masyarakat, dan daerah. Persiapan menyambut tahun baru Islam harus diisi dengan niat yang lurus dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat.
Pentingnya Sholat Dibahas di Masjid Nurul Iman
Berbeda lokasi, di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Santiong, Drs. Safri Hasan menyampaikan materi bertema “Pentingnya Sholat dalam Membentuk Manusia yang Bertanggung Jawab”. Ia menegaskan bahwa sholat lima waktu bukan sekadar kewajiban ibadah semata, melainkan fondasi utama pembentukan karakter manusia yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab. Membentuk manusia untuk bersikap jujur, tidak menjadi manusia munafik, karena sikap munafik lebih berbahaya dari orang orang kafir.
Menurutnya, sholat mengandung nilai-nilai pendidikan yang lengkap. Mulai dari kedisiplinan menjaga waktu, ketaatan pada aturan, kesadaran diawasi oleh Allah, hingga melatih pengendalian diri dari perbuatan buruk. Semua nilai inilah yang membentuk seseorang menjadi pribadi yang bertanggung jawab kepada Pencipta, diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.
“Masalah yang kita hadapi saat ini, mulai dari ketidakjujuran, pelanggaran aturan, hingga lemahnya rasa amanah, semuanya bermula ketika manusia melalaikan atau menyepelekan sholat. Jika sholat kita tegak dengan benar, maka tegaklah seluruh aspek kehidupan kita, termasuk rasa tanggung jawab dalam setiap tugas yang diemban,” jelas Drs. Safri Hasan.
Ia berharap, melalui materi ini, jamaah semakin sadar bahwa menjaga dan memperbaiki kualitas sholat adalah kunci utama mewujudkan masyarakat Kota Ternate yang amanah, tertib, dan sejahtera.
Kematian adalah nasehat terbaik menjadi tema Khutbah Jumat di Masjid Al Ansar
Sementara itu, di Masjid Al Ansar, Kelurahan Maliaro, dalam khutbahnya, Muhammad Aziz, M.Pd. menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam beribadah, mengingat kematian, karena kematian adalah nasehat terbaik dalam hidup ini, peningkatan pemahaman agama yang benar dan berakhlakul karimah. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan positif, tempat belajar, dan mempererat tali persaudaraan antarumat beragama di Kota Ternate.
“|Kehidupan di dunia ini hanyalah sementara, kita bisa melihat betapa lama masa tunggu di alam kubur, kita bisa sesekali ke kuburan dan memperhatikan waktu di batu nisan orang -orang yg telah mendahuli kita, tentunya ini menjadikan kita agar lebih fokus untuk meningkatkan amal ibadahsebelum kita meninggalkan dunia yang fana ini,” ujar Muhammad Aziz.