Ternate, 3 Maret 2026 – Kisah Unik Ramadhan (Kurma) pada edisi kali ini bahas tentang Sahur dan Berbuka Sebagai Sunnah yang disiarkan secara langsung melalui Pro 1 RRI Ternate. Acara yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 11.45 WIT. berjalan lancar dan sukses.
Acara ini menghadirkan dua narasumber dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Utara, yaitu:
M. Aziz M. Nur, S.Pdi., M.Pd., selaku Sekretaris Komisi Infokom MUI Maluku Utara, yang menyinggung dasar-dasar dianjurkannya sahur dan berbuka. Beliau menekankan pentingnya kaum Muslimin memanfaatkan waktu yang Allah berikan selama Ramadan, karena belum tentu kita akan bertemu Ramadan tahun depan. Menurut beliau, menjalankan sunnah ini adalah bentuk syukur dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa.
Drs. H. Safri Hasan, anggota Komisi Dakwah MUI Maluku Utara, yang menjelaskan batasan-batasan waktu imsak agar umat Muslim tidak salah kaprah. Beliau juga menegaskan bahwa saat waktu berbuka tiba, segeralah melaksanakan tanpa menunda-nunda, sebagai bagian dari sunnah Rasulullah SAW dan untuk mendapatkan keberkahan.
Antusiasme pendengar sangat tinggi selama acara berlangsung. Banyak yang mengikuti dengan antusias melalui siaran langsung di Pro 1 RRI Ternate dan media sosial resmi RRI. Mereka mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya menjalankan sunnah sahur dan berbuka dengan benar sesuai ajaran Islam.
“Sahur dan berbuka merupakan bagian dari sunnah yang sangat dianjurkan. Mari kita manfaatkan waktu yang Allah berikan ini dengan penuh keikhlasan, karena kita tidak tahu apakah tahun depan kita akan bertemu Ramadan lagi,” ujar M. Aziz M. Nur.
Sementara itu, Drs. Safri Hasan menambahkan, “Memahami batas waktu imsak dan segera berbuka saat waktunya tiba sangat penting agar ibadah puasa kita sah dan berkah. Jangan menunda-nunda, lakukan segera sesuai sunnah.”
Acara ini diharapkan mampu memperkuat keimanan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa yang sempurna dan penuh berkah di bulan Ramadan ini.